A True Love

“Salah satu hal yang menyakitkan adalah melihat seseorang yang kamu cintai justru bersedih karena disakiti oleh orang yang ia cintai tapi tak berbalas”

“Dan jika benar kamu mencintainya, kamu akan menghibur & terus mendukungnya untuk terus berjuang & bertahan mengejar orang yang ia cintai”

“Disinilah ketulusan cinta kamu diuji, apakah kamu bisa melepasnya? Bukankah ada pepatah yang mengatakan bahwa jika kamu mencintainya, kamu akan lebih memilih kebahagiaan dirinya meski harus melepasnya? Dan selama dia bahagia, bukankah itu justru baik untuknya?”

“Untuk perasaan, seharusnya memang tidak berlaku hukum menerima & memberi, hanya karena kamu telah memberi lebih, bukan berarti kamu harus menerima perlakuan yang sama bukan?” Perlakukanlah dia dengan tulus, fokuslah pada apa yang bisa membahagiakannya”

“Lalu kapan kamu bisa mendapat perlakuan yang sama, ada yang mencintaimu sama seperti kamu mencintainya? Hey, bukankah kamu harus fokus padanya? Ini tentangnya, bukan tentang kamu. Bukankah kamu sudah terbiasa dengan hal seperti ini sebelumnya? Seharusnya kamu bisa menjadi jauh lebih kuat. Jadi seharusnya kita tidak mengijinkan hal yang sama terjadi pada dia yang kita cintai”

“And that’s what we called, true love ❤️

*btw, kita berdua sebenarnya punya satu kesamaan, yaitu sama-sama mencintai seseorang yang tidak mencintai kita, jadi aku pun tau apa yang dia rasakan